Tampilkan postingan dengan label Dasar Pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Pemasaran. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Januari 2011

Tugas Dasar Pemasaran (Rangkuman Hasil Penelitian)


Nama               : Ely Puji Setianingsih
Kelas               : 1EB13
NPM               : 22210352
Dasar Pemasaran

Rangkuman Hasil Penelitian

1.      Judul                                          : PENGARUH BAURAN PENJUALAN ECERAN (RETAILING MIX) TERHADAP CITRA DEPARTMENT STORE (STUDI PADA RAMAYANA DEPARTMENT STORE KOTA JAMBI)
2.      Peneliti                                       : D a h m i r i
Magister Manajemen, Manajemen Pemasaran, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi,Kampus Unja Mendalo Darat, Km.15 Jambi - Ma. Bulian
3.      Penerbit jurnal                     : http://jurnalmpmfeunja.wordpress.com
4.      No. penerbitan                      : ISSN 2085-0972
5.      Latar belakang  masalah   :
Perkembangan department store sebagai salah satu bentuk usaha retail di Indonesia semakin
marak. Tuntutan kebutuhan akan tempat belanja dengan ragam produk yang bervariasi, suasana belanja
yang nyaman, kemudahan dalam menemukan produk, menjadi penyebab bertambahnya jumlah department
store. Selain itu, perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih membutuhkan kemudahan untuk belanja
menjadi penyebab menjamurnya bisnis retail di Indonesia.
Situasi persaingan usaha retail di Indonesia semakin ketat. Ketatnya persaingan ini ditandai oleh
banyaknya berdiri mini market, swalayan dan department store baru, semakin lengkap produk yang
ditawarkannya, kualitas produk semakin diperhatikan, peningkatan pelayanan, perancangan/penataan
ruangan, kelengkapan dan kualitas fasilitas pendukung, serta semakin gencarnya promosi.
Department store merupakan suatu sarana berbelanja dengan tawaran berbagai jenis produk
dari berbagai produsen untuk memenuhi kebutuhan dan kinginan konsumen. Banyaknya ragam produk
maupun merek yang dijual di department store, membuat pelanggan menjadi bingung dalam menentukan
pilihan akhir. Oleh karena itu, peran bauran penjualan eceran menjadi semakin penting.
6.      Masalah                                     :
1. Bagaimana pengaruh bauran penjualan yang meliputi merchandise, harga, lokasi, promosi, falistas
fisik, personil/wiraniaga terhadap Citra Ramayana Department Store Kota Jambi.
2. Dari semua variabel bauran penjualan eceran, variabel apa yang berpengaruh dominan terhadap citra Ramayana Department Store Kota Jambi.
7.   Tujuan                                     :
1. Untuk menganalisis pengaruh unsur bauran penjualan yang meliputi merchandise, harga, lokasi,                          promosi, fasilitas fisik, personil/ wiraniaga terhadap citra Department Store Kota Jambi.
2. Untuk menganalisis variabel yang dominan berpengaruh terhadap citra Ramayana Department Store Kota Jambi.
8.      Metode penelitian                  :
Desain Penelitian, Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif.
Jenis dan Sumber Data, Adapun jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Sedangkan sumber data yaitu data primer data skunder.
Teknik Penarikan Sampel, Adapun sampel dalam penelitian ini
adalah sejumlah 100 orang.
        9.   Hasil                                             :
1.Tanggapan konsumen terhadap bauran penjualan eceran pada Ramayana Departement Store Kota
Jambi sudah baik, ini dilihat dari rata-rata nilai jawaban responden menunjukkan angka 5,54.
2. Tanggapan konsumen terhadap citra Ramayana Departement Store sudah baik, ini dilihat dari rata-rata nilai jawaban responden menujukkan angka 5,47.
10.    Referensi                                      : http://jurnalmpmfeunja.files.wordpress.com/2009/01/vol1no12009revisi.pdf

Jumat, 26 November 2010

Tugas Dasar Pemasaran (Analisis Proses Pembelian)

Perubahan gaya hidup dan zaman membuat setiap hari semakin banyak kebutuhan yang mesti dipenuhi bukan hanya kebutuhan fisik dan pokok saja tapi disamping itu semua banyak kebutuhan lain untuk melengkapinya salah satunya kebutuhan rohani. Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang tidak dapat dilihat tapi manfaatnya dapat dirasakan berupa kepuasan batin contohnya agama, rekreasi, hoby dan lain-lain. Kebutuhan yang semakin banyak dirasakan oleh wanita juga, bagi seorang wanita penampilan sangatlah diperhatikan maka dari itu bermunculanlah produk-produk kecantikan seperti contohnya cream pelembab. Pemenuhan salah satu kebutuhan ini menurut saya termasuk ke dalam kebutuhan rohani karena dengan membeli dan memakai produk tersebut menimbulkan kepuasan batin tersendiri bagi yang memakainya misalnya dia akan merasa lebih cantik, putih, lembut atau sebagainya.
Kali ini saya akan menjelaskan tentang proses pembelian cream pelembab. Dimana objek yang diamatinya adalah ibu saya, saya akan menjelaskan proses pembelian yang beliau lakukan untuk mendapatkan produk tersebut. Seperti yang kita ketahui dan pelajari di pelajaran dasar pemasaran awal proses pembelian adalah menganalisa keinginan dan kebutuhan nah langkah awal tersebut telah kurang lebih saya jelaskan sebelumnya dimana kali ini hal yang kita inginkan dan butuhkan adalah cream pelembab. Setelah ibu saya ngetahui apa yang ia butuhkan maka langkah selanjutnya yang ia lakukan adalah menilai beberapa sumber beliau mulai mencari tau tentang cream pelembab dari beberapa merk ia mencari tau dari mulai kegunaan, kelebihan produk tersebut, efek samping, cara penggunaan, dan harga. Pada tahap ini ia mulai menilai produk mana yang kira-kira cocok untuk ia gunakan. Selanjutnya setelah proses itu ia masuk ke proses selanjutnya yaitu menetapkan tujuan pembelian, setelah menimbang beberapa produk cream pelembab dari beberapa merk ia mulai menetapkan produk cream pelembab dari merk apa yang akan ia beli dan gunakan. Berikutnya ia mulai mengidentifikasi alat pembelian apakah akan membelinya dengan mengunakan uang cash atau memalui kartu credit, karena harga produk kecantikan harganya tidak terlalu mahal maka ia lebih memilih mengunakan uang cash untuk proses pembelian. Setelah uang yang akan dibelikan siap dan ada maka hal berikutnya adalah mengambil keputusan untuk membeli, berangkatlah beliau ke toko kecantikan untuk membeli cream pelembab yang telah beliau pilih. Nah begitulah kurang lebih proses dari pembelian dari awal sampai akhir. Setelah itu ada perilaku sesudah pembelian, perilaku sesudah pembelian adalah beliau merasa puas telah memenuhi apa yang ia butuhkan dan memerhatikan perubahan yang diberikan oleh produk tersebut.
Pada paragraph di atas saya telah menjelaskan tahap-tahap dari proses pembelian, dalam proses pembelian ada beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain pengalaman, sikap dan kepercayaan, konsep diri, kebudayaan, kelas sosial, kelompok referensi kecil dan keluarga. Pengalaman dapat menjadi faktor yang mempengaruhi karena terkadang seseorang mengamati orang lain dulu dan mencoba beberapa produk setelah apa yang dia lihat dan rasakan berdasarkan pengalaman pribadi atau orang lain maka ia menjatuhkan pilihan ke salah satu produk. Faktor kedua adalah sikap dan kepercayaan, faktor ini menurut saya adalah kemampuan suatu produk dalam memuaskan konsumen sehingga mendapatkan kepercayaan konsumen dengan begitu produk tersebut karena sudah terjamin kepercayaannya maka banyak di pilih oleh konsumen. Selanjutnya adalah konsep diri, konsep diri adalah sebuah pandangan seseorang pada suatu hal jadi faktor ini berasal dari pengaruh pandangan dan pola pikir dia tentang penilaian terhadap suatu produk tertentu apakah menurutnya produk ini cocok atau tidak untuk ia gunakan. Faktor lainnya setelah faktor-faktor tadi adalah kebudayaan, kelas sosial, kelompok referensi kecil dan keluarga.
Kurang lebihnya begitulah yang bisa saya jelaskan tentang proses pembelian dari mulai tahap-tahapannya hingga faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelian.

Senin, 22 November 2010

Tugas Dasar Pemasaran (Perilaku Pasar Konsumen)

Perilaku Pasar Konsumen
1.       Siapa                     : saya
Apa                       : laptop
Berapa                   : 1 unit
Kapan                    : lusa
Dimana                  : pusat elektronik terdekat

2.       Mengapa produk tersebut dibeli?
Produk tersebut (laptop) saya beli karena kebutuhan dalam mendukung proses kegiatan belajar saya dengan mempunyai laptop saya tidak perlu pergi ke rental computer untuk mengerjakan tugas. Selain itu dengan membeli laptop lebih praktis karena dapat di bawa kemana-mana jadi saya dapat menggunakannya kapan pun dan dimana pun.
Dengan membeli laptop juga memberi kemudahan untuk saya jika ingin mengoneksikannya dengan jaringan internet atau wireless.

3.       Bagaimana proses pembelian terjadi?
Hal pertama yang harus kita perhatikan jika ingin membeli laptop adalah kapasitas memory dan keunggulan dari laptop tersebut. Kita harus memerhatikan spesifikasi dari laptop yang hendak kita beli, setelah kita tau spesifikasinya harga dan garansi pun mesti kita perhatikan. Setelah itu pergi ke pusat elektronik yang terdekat, setelah kita tiba jangan langsung membeli produk yang kita cari cobalah untuk membandingkan harga antara toko yang satu dengan yang lainnya dan belilah di tempat yang menawarkan harga lebih murah.

Senin, 01 November 2010

Tugas Dasar Pemasaran (Lingkungan Luar Makro, Kondisi Perekonomian)

Lingkungan pemasaran adalah suatu totalitas dari kekuatan-kekuatan serta keadaan-keadaan yang mempengaruhi pemasaran dari produk tertentu. Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan luar makro dan lingkungan luar mikro. Kali ini saya akan membahas tentang salah satu faktor lingkungan luar makro yaitu kondisi perekonomian. Perekonomian adalah kondisi lingkungan eksternal yang berkaitan dengan persoalan keseimbangan penggunaan sumber daya yang terbatas oleh berbagai pihak untuk menjalankan kegiatan produksi.
Adapun indikator-indikator kondisi perekonomian adalah sebagai berikut:
  • Pendapatan per kapita dari masyarakat
dampak : pertumbuhan pendapatan akan mengakibatkan pergeseran terhadap permintaan akan barang  dan jasa yang berbeda-beda
perubahan : hal ini akan membawa perubahan pada permintaan dan pendapatan perusahaan
solusi : sebagai produsen sebaiknya jumlah penawaran dan harga disesuaikan dengan daya beli masyarakat/disesuaikan dengan pendapatan per kapita
  • Saluran Distribusi
dampak : saluran distribusi yang lancar akan memperlancar saluran dari produsen ke konsumen
perubahan : saluran distribusi akan membawa perubahan terhadap efisiensi waktu perusahaan dan konsumen
solusi : kelancaran distribusi harus dijaga oleh pemasar karena jika terjadi hambatan konsumen dapat memilih produk lain yang fungsinya sama sebagai alternative
  • Pertumbuhan Ekonomi
dampak : perubahan ekonomi yang bagus akan mengakibatkan daya beli masyarakat meningkat dan semakin konsumtif, hal ini membawa dampak yang baik bagi perusahaan tapi jika pertumbuhan ekonomi menurun maka akan membawa penurunan juga
perubahan : perubahan pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dengan kegiatan pemasaran, jika perubahan ekonominya positive maka kegiatan pemasaran pun akan positive pula
solusi : produsen dan konsumen saling bekerjasama untuk menciptakan kegiatan perekonomian yang stabil dan kondusif
  • Tingkat Kesenangan
dampak : tingkat kesenangan setiap orang berbeda-beda ada yang lebih senang menabungkan uangnya dan ada pula yang lebih senang membelanjakan uangnya semua hal tersebut berdampak pada kegiatan ekonomi
perubahan : perubahan tingkat kesenangan dapat berubah setiap waktu dan banyak faktor yang mempengaruhinya seperti perkembangan zaman dan gaya hidup
solusi : pemasaran harus lebih sensitive dengan apa yang diinginkan konsumen dan mengikuti perkembangan yang up date di masyarakat
  • Inflasi
dampak : inflasi memiliki dampak positive dan dampak negative tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positive dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatakan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
perubahan : inflasi dapat menbawa perubahan terhadap harga barang-barang di pasar
solusi : dalam menangani inflasi dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dan marasyarakat.



sumber : Budiarto Teguh. Dasar Pemasaran Seri Diklat Kuliah Universitas Gunadarma. Jakarta: Universitas Gunadarma. 1993
www.google.com
dan ditambah opini pengarang pribadi

Minggu, 24 Oktober 2010

Tugas Dasar Pemasaran (How Business Are Changing?)

How business are changing? Pertanyaan ini terkadang terlontar di pikiran kita baik pada saat posisi kita sebagai konsumen maupun produsen. Adapun table tentang prilaku konsumen dan produsen yang berhubungan dapat di lihat dari table di bawah ini:
Customer today                                       Company today
Harapan semakin tinggi                           persaingan makin tajam
Informasi semakin lengkap                      margin laba makin turun
Loyalitas rendah                                     tuntutan & orientasi sosial meningkat
Sensetifitas terhadap harga meningkat     trend kekuatan informasi meningkat

Hal-hal di atas adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dalam berbisnis. Kali ini saya akan membahas salah satu diantara faktor-faktor di atas, yaitu perilaku konsumen yang semakin hari mempunyai harapan yang semakin tinggi.
Seperti yang kita ketahui kebutuhan itu ada karena adanya keinginan atau harapan. Jadi harapan konsumen sangat berpengaruh. Harapan konsumen sekarang ini semakin tinggi hal ini disebabkan oleh  perkembangan zaman dan teknologi yang semakin hari semakin pesat perkembangannya. Dengan zaman yang semakin canggih dan modern membuat konsumen dan perusahaan berlomba-lomba mencari yang terbaik dan menproduksi yang terbaik pula.
Setiap ada sebuah produk baru pasti konsumen menginginkan inovasi-inovasi lainnya yang lebih canggih dan bagus. Seperti contohnya, awalnya handphone hanya bisa untuk menelpon dan mengirim pesan tapi dengan munculnya harapan-harapan yang semakin tinggi dari konsumen mendorong para produsen berinovasi yang berakibat sekarang handphone yang ada dapat melakukan berbagai kelebihan.
Jadi intinya harapan dari konsumen dapat mempengaruhi kegiatan bisnis.

Senin, 18 Oktober 2010

Tugas Dasar Pemasaran (Analisis Strategi, Target dan Taktik Pemasaran)


Strategy (How To Win The Market)
Segmentation
Moto produk ini adalah lawan 7 tanda penuaan dengan Olay Total Effects 7.
Segmentasi pasar/target pasar:
·         Demografi: wanita, 30 tahun keatas, wanita semua kalangan dan pendidikan
·         Geografi: kota metropolitan, perkotaan
Psikografi: freminim

Positioning
Produk kecantikan ini dipasarkan tidak hanya di perkotaan tapi juga sampai ke daerah-daerah tapi produk ini lebih mudah di peroleh di daerah perkotaan.

Taktik (How To Penetrate The market)
Differentiation
-Konten           : yang ditawarkan adalah produk kecantikan untuk wanita 30 tahun ke atas
-Konteks         : Cara menawarkan majalah ini dengan memasang iklan di berbagai stasiun TV dan radio.
Marketing Mix
-Product      : Cosmetic
-Price          : Rp.79.000
-Place          : Majalah ini dijual di daerah perkotaan
-Promotion  : dengan cara memasang iklan di berbagai acara televisi dan radio- radio
-Distribution: pendistribusian ini dengan cara di distribusikan di toko kosmetik, swalayan dan tempat-tempat strategis lainnya.

Value (How To Create Emotional touch)
Brand
Olay Total Effects 7
Process
proses pembuatan kosmetik ini adalah jawaban dari apa yang dibutuhkan oleh para wanita terutama wanita berumur 30 tahun ke atas yang mulai mengalami tanda-tanda penuaan. Dengan produk ini diharapkan tanda-tanda penuaan itu bisa di lawan atau minimal diperlambat.



Senin, 04 Oktober 2010

Tugas Dasar Pemasaran (Kebutuhan dan Keinginan)

Kebutuhan dan Keinginan, beda apa sama sih?

          Kebutuhan dan keinginan manusia sangat tidak terbatas sedangkan alat pemenuhannya  terbatas. Sebagai manusia pasti kita semua mempunyai keinginan dan kebutuhan akan barang, jasa, dan hal lainnya. Tapi terkadang kita menyamakan kebutuhan dan keinginan, sebenarnya kebutuhan dan keinginan ini merupakan dua hal yang berbeda dan harus dibedakan.
Menurut saya kebutuhan adalah hal yang harus di prioritaskan dari pada keinginan. Kebutuhan adalah sesuatu hal yang jika hal tersebut tidak dipenuhi maka akan berakibat pada tingkat kesejahteraan manusia itu sendiri. Tapi bukan berarti jika kita tidak dapat memenuhi kebutuhan kita maka hidup kita tidak akan sejahtera. Kebutuhan sangat mempengaruhi kelangsungan hidup seseorang, contohnya sebagai manusia kita membutuhkan makanan, tempat tinggal yang layak, pakaian dan lain-lain. Jika hal tersebut tidak terpenuhi maka akan sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup kita.
Sedangkan keinginan adalah suatu hal yang ada setelah kebutuhan itu terpenuhi. Sebagai manusia kita tidak pernah puas akan suatu hal jika satu hal sudah terpenuhi maka muncullah hal-hal yang lain yang di inginkan.
Keinginan adalah segala sesuatu yang dapat memberi rasa kepuasan lebih jika kita memilikinya. Tetapi jika hal ini tidak di penuhi tidak akan berdampak pada kelangsungan hidup seseorang. Karena sifatnya sebagai hal yang memberi kepuasan tambahan maka sebaiknya keinginan di nomer duakan, prioritaskanlah dulu kebutuhan dari pada keinginan.
Tapi bagaimana cara membedakan yang mana kebutuhan dan keinginan, dari definisi di atas kita dapat mengambil contoh Indah membutuhkan handphone untuk kelancaran komunikasinya dengan relasi, keluarga dan sahabatnya maka ia pun membeli sebuah hp tapi dia menginginkan hp yang fitur-fiturnya lengkap seperti di lengkapi kamera, wifi, 3G dan lainnya. Dari kasus Indah ini kita dapat menyimpulkan bahwa kebutuhan Indah adalah sebuah hp karena jika hal itu tidak dipenuhi maka akan berdampak komunikasinya dengan relasi, keluarga dan sahabatnya akan terganggu sedangkan keinginannya adalah hp dengan fitur yang lengkap. Sebenarnya jika menilik dari apa yang dia butuhkan dia dapat memilih membeli hp yang biasa saja karena fokus utama dari pemenuhan barang tersebut adalah untuk alat komunikasi.
Sekiranya hal itu yang dapat saya bahas tentang kebutuhan dan keinginan, semoga bermanfaat.

Referensi, http://www.perencanakeuangan.com/files/KebutuhanVSKeinginan.html

Tugas Dasar Pemasaran (Market Leader)

SURABAYA – Hewlett-Packard (HP) mengklaim telah mengambil alih posisi market leader pada pasar komputer (PC) di Indonesia dari pesaing utamanya, Acer. Berdasarkan data International Data Corporation (IDC), pangsa HP saat ini 20,6%. Namun, IDC dan Acer mengatakan, data tersebut belum final.
Regional Business Development Director HP Indonesia Rita Panambunan mengatakan, penjualan PC HP terus meningkat dari waktu ke waktu sehingga pangsa pasar PC HP di Indonesia terus meningkat. Peningkatan penjualan itu telah mengembalikan kejayaan HP di pasar PC Indonesia setelah selama dua tahun terakhir ini dikuasai Acer, vendor PC dari Taiwan.
"Data IDC yang terbaru, pada kuartal III/2009, market share HP mencapai 20,6%. Berarti kami resmi menjadi market leader. Data resmi IDC yang terbaru segera keluar," ujar Rita di sela acara paparan produk terbaru HP di JW Marriott Hotel, Surabaya, Selasa (17/11).
Keberhasilan HP merebut dominasi Acer di pasar PC Indonesia, menurut Rita, tak lepas dari ekspansi yang dilakukan raksasa PC asal Amerika Serikat (AS) itu. Ekspansi itu berupa perluasan wilayah pemasaran hingga mencakup kota-kota besar di Tanah Air. Selain itu, HP juga agresif menggelar roadshow di sejumlah kota untuk memperkenalkan dan memasarkan produk PC HP, mulai dari produk untuk segmen kelas bawah (low end), menengah (middle) hingga segmen atas (high end).
Rita yakin, seiring dengan pertumbuhan bisnis HP di Indonesia yang sangat pesat, HP bakal kukuh menjadi pemimpin pasar PC. Penjualan HP di Indonesia tumbuh luar biasa pesat. Di semua daerah, pertumbuhan penjualan PC HP tumbuh berlipat. Di Jawa Timur dan Bali, misalnya, pertumbuhan penjualan PC dan notebook, termasuk mini notebook, tumbuh hingga 16%. Khusus untuk kategori notebook, penjualannya di Jatim dan Bali tumbuh mencapai 38%. Sedangkan di Jateng, pertumbuhan penjualan PC dan notebook HP mencapai 45%. Bahkan, di Sulawesi, pertumbuhan penjualannya menembus level 126%.
"Khusus untuk pasar Jatim dan Bali, pertumbuhan penjualan memang tidak sekencang kawasan lain. Hal ini wajar karena pasar di Jatim sudah mature, karena HP sudah lama masuk Surabaya. Sedangkan di Sulawesi, pasarnya relatif baru, tentu pertumbuhannya sangat signifikan," tutur Rita.
Sementara itu, Associate Analyst Personal Systems IDC Indonesia Andi Handoko mengatakan, IDC hingga kini belum mengeluarkan data final mengenai pangsa pasar PC di Indonesia per kuartal III 2009. Pihaknya baru akan mengeluarkan data final pada awal Desember ini. “Data yang diungkap HP itu bukan data IDC. Oleh karena itu, saya tidak bisa mengkonfirmasi data itu,” kata Andi, Selasa (17/11).
Head Of Marketing Communication Acer Indonesia Helmi Anam juga heran dengan klaim HP itu. “Saya juga baru bicara dengan orang IDC dan mereka mengatakan, itu baru data prelimenary dari IDC, belum final,” kata Helmi.
Menurut Helmi, pada kuartal I dan II 2009, Acer masih menjadi pemimpin dalam pasar PC di Indonesia. Oleh karena itu, kalaupun benar klaim HP telah menjadi market leader pada kuartal III 2009, hal itu hanya terjadi selama tiga bulan terakhir saja, yakni antara Juli-September 2009. “Secara keseluruhan, dalam setahun ini, kami yakin, kami tetap masih menjadi market leader. Yang pasti, untuk notebook, Acer masih nomor satu,” kata Helmi.
Presdir Acer Indonesia Jason Lim beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya masih dan tetap ingin terus merajai pasar PC Indonesia. “Kami tetap ingin mempertahankan posisi nomor satu di pasar PC di Indonesia. Kami sudah menyiapkan strategi-strateginya,” kata Jason Lim di Jakarta, Jumat (30/10).
Salah satu strategi yang ditempuh Acer adalah melakukan langkah multibranding. Selain menawarkan PC bermerek Acer, vendor PC dari Taiwan ini juga menawarkan PC bermerek Gateway dan eMachine. “Kami yakin, strategi multibranding ini akan makin mendongkrak pasar kami di Indonesia,” kata Jason.

Dari artikel di atas dapat dilihat bahwa HP menjadi Market Leader  pasar PC di Indonesia. Market leader merupakan produsen yang menguasai sebagian besar pasar. Biasanya inovasi-inovasi yang dilakukan oleh market leader selalu diikuti oleh pesaing-pesaingnya dengan harapan dapat menarik perhatian pasar yang sama dan merebut posisi sebagai market leader.

Tugas Dasar Pemasaran (Makalah Pemasaran vs Penjualan)

Pemasaran Vs Penjualan

Bab I
Pendahuluan
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah terlepas akan ketergantungan akan suatu barang kita selalu mengkomsumsi sesuatu setiap harinya. Tapi tidak semua hal yang kita butuhkan dapat kita penuhi sendiri maka atas dasar itulah banyak individu atau kelompok yang menawarkan produk yang kita butuhkan.
Kata penjualan dan pemasaran sangat sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari dan kata itu sangat identik dalam kegiatan ekonomi. Dalam kegiatan ekonomi setiap produsen pasti menginginkan laba yang maksimal yang dapat ia peroleh untuk memaksimalkan keuntungannya oleh karena itu diperlukan promosi yang baik, orang yang berpengalaman dan terampil memasarkan dan banyak faktor lainnya.
Kadang kita menyamakan istilah pemasaran dan penjualan, tapi sebenarnya dua hal ini berbeda. Bahkan dapat dikatakan bahwa penjualan merupakan sebagian kecil dari pemasaran. Penjualan dapat diartikan sebagai strategi-strategi yang digunakan untuk menghasilkan suatu hasil dari pemasaran. Penjualan yang biasa ditawarkan adalah produk (baik barang maupun jasa), sedangkan pemasaran tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual konsep.
Dalam makalah ini penulis akan membahas tentang penjualan dan pemasaran. Apakah keduanya merupakan hal yang sama atau berbeda dan apa pula kaitan antara kedua hal ini. Dengan sistematika penulisan yang disusun sederhana diharapkan baik penulis maupun pembaca dapat memahami dengan mudah makalah ini.
Bab II
Isi
2.1      Penjualan
Penjualan adalah suatu usaha yang terpadu untuk mengembangkan
rencana-rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan
dan keinginan pembeli, guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan
laba (Marwan, 1991). Penjualan sangat penting untuk suatu perusahaan karena dari penjualanlah perusahaan mendapat laba. Dalam konsep penjualan pemasar berorientasi pada tingkat penjualan (internal) bahwa konsumen perlu dipengaruhi agar penjualan dapat meningkat sehingga tercapai profit maksimum sebagai tujuan perusahaan. Dengan demikian fokus kegiatan perusahaan adalah usaha-usaha meningkatkan cara-cara penjualan dan kegiatan promosi yang intensif agar mampu mempengaruhi, membujuk (bahkan mungkin memaksa) konsumen untuk membeli sehingga penjualan dapat meningkat.
            Faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan antara lain, kondisi dan kemampuan penjual, kondisi pasar, modal, kondisi organisasi perusahaan, dan faktor lain-lain seperti  periklanan, peragaan, kampanye, pemberian
hadiah, sering mempengaruhi penjualan.
2.2      Pemasaran
            Pemasaran adalah    fungsi    bisnis    yang mengidentifikasikan kebutuhan  dan  keinginan  yang belum terpenuhi,   mendefinisikan   dan mengukur besarnya, menentukan  pasar  sasaran  mana  yang paling  baik yang  dapat   dilayani,   menentukan produk/jasa dan program – program yang sesuai untuk melayani   pasar  (Kotler,  2003). Sedangkan menurut Wiliam J. Stanton (1978) pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan konsumen.
            Dapat disimpulakan bahwa pemasaran merupakan suatu sistem dari kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan sehingga konsumen mendapatkan, kebutuhan, keinginan dan kepuasan.
            Agar kegiatan pemasaran berjalan secara efisien, efektif dan bertanggung jawab kita dapat berpedoman pada salah satu filosofi pemasaran. Ada lima filosofi pemasaran yang mendasari cara organisasi melakukan kegiatan-kegiatan pemasarannya (Philip Kotler, 2000), yaitu: konsep berwawasan produksi, konsep berwawasan produk, konsep berwawasan menjual, dan konsep berwawasan pemasaran.
Konsep pemasaran adalah anggapan pemasar yang berorientasi pada pelanggaran (eksternal) bahwa konsumen hanya akan bersedia membeli produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan. Dengan demikian fokus perusahaan adalah berusaha memenuhi kepuasan pelanggan melalui pemahaman perilaku konsumen yang dijabarkan dalam kegiatan pemasaran yang memadukan kegiatan-kegiatan fungsional lain (misalnya kegiatan produksi, keuangaan, personalia, dan sebagainya).
            Tingkat keberhasilan pemasaran suatu perusahaan bergantung pada pemasar, seorang pemasar dituntut untuk terampil dalam memenejemen kegiatan pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran bukan hanya target penjualan yang difokuskan oleh perusahan tetapi konsep dan kepuasan pelanggan sangat diperhatikan.

Bab III
Kesimpulan
            Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penjualan dan pemasaran merupakan hal yang berbeda, penjualan merupakan bagian dari pemasaran. Meskipun keduanya sama-sama bertujuan untuk memperoleh keuntungan untuk perusahaan tapi konsepnya berbeda.
            Penjualan lebih berfokus pada bagaimana meningkatkan jumlah barang yang di jual dengan cara mempromosikan agar konsumen terpengaruh lalu membeli barang tersebut. Tetapi pemasaran bertujuan lebih dari sekedar menjual tapi mempunyai cara, konsep dan seni. Dimana bukan hanya banyaknya produk yang berhasil dijual tetapi memerhatikan kepuasan konsumen.

Pustaka:
1.      Budiarto, Teguh. 1993. Dasar Pemasaran seri diklat kuliah. Jakarta: Universitas Gunadarma.
2.      www.google.com
3.      www.yahoo.com
4.      http://lintongnababan.wordpress.com/2008/07/29/perbedaan-konsep-penjualan-dengan-pemasaran/
5.      http://elqorni.wordpress.com/2008/05/03/konsep-pemasaran-dan-penjualan/
6.      www.smkn2buduran.com/.../51%20Penjualan%20Jilid%201.pdf

Senin, 27 September 2010

Tugas Makalah Dasar Pemasaran

BAB I
Pendahuluan
            Makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Dasar Pemasaran, yang isinya membahas tentang pasar dan pemasaran. Dimana kedua kata ini pasar dan pemasaran merupakan topik utama pembahasan dalam mata kuliah Dasar Pemasaran. Sebelum masuk dalam pembahasan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memahami ruang lingkup materi yang akan mereka pelajari maka dari itu dosen pembimbing menugaskan penulisan makalah ini.
Dengan sistematika penulisan yang disusun secara sederhana yang terdiri dari pendahuluan, isi, kesimpulan dan pustaka diharapkan makalah ini memberi pemahaman yang baik  untuk penulis dan pembaca.
            Seperti yang kita ketahui kebutuhan manusia tidak terbatas sementara alat pemenuhannya terbatas hal ini mendorong manusia untuk berusaha memenuhi kebutuhan mereka. Tapi sebagai makhluk sosial manusia tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya seorang diri maka atas dasar itu munculah perusahaan-perusahaan yang menawarkan berbagai produk kebutuhan manusia baik barang maupun jasa. Untuk menyalurkan produk mereka ini para produsen memasarkan produk mereka pada publik melalui pasar. Maka dari itu pasar dan pemasaran sangat berperan penting dalam menentukan  keberhasilan suatu perusahaan.
            Pasar dan pemasaran muncul karena adanya saling memerlukan antara produsen dan konsusem. Produsen berkepentingan untuk memasarkan produk mereka pada pasar agar mendapatkan keuntungan sedangkan konsumen mencoba memenuhi semua kebutuhannya.
            Disadari makalah ini jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.




BAB II
Isi
1.         Pasar
1.1  Pengertian Pasar
Secara sederhana kita sering mengartikan pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi dimana pasar menyediakan semua barang-barang yang kita butuhkan. Tapi dalam ilmu ekonomi sebenarnya pasar mempunyai arti yang sangat luas, menurut ilmu ekonomi pasar yaitu bertemunya permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan transaksi jual beli. Dikatakan demikian karena terkadang dalam melakukan transaksi jual beli antara penjual dan pembeli tidak harus bertemu secara langsung seperti contohnya pemesanan melalui internet.
Pasar muncul karena adanya hubungan saling membutuhkan antara produsen dan pembeli karena pasar menfasilitasi konsumen untuk mendapatkan barang yang mereka butuhkan sedangkan para produsen dapat mendistribusikan produknya untuk mendapatkan keuntungan. Selain berperan sebagai sarana dristribusi, pasar juga berperan sebagai pembentuk harga dimana terjadinya proses tawar menawar dan pada harga yang telah disepakati itulah terjadi transaksi jual beli. Maka dari itu pasar termasuk unsur pokok kegiatan pemasaran.
2.2 Macam-Macam Pasar
Jenis pasar dibedakan menurut waktu pelaksanaanya, jenis barang yang didagangkan, luas kegiatan pendistribusiannya, dan menurut persaingan yang ada.
a.       Menurut waktu pelaksanaanya
1.      Pasar harian, sesuai dengan namanya pasar ini diselenggarakan setiap hari dimana biasanya di pasar ini dijual barang-barang kebutuhan sehari-hari selain itu sebagian besar konsumennya berasal dari daerah sekitar. Barang-barang yang diperjual belikan biasanya barang yang tidak tahan lama.
2.      Pasar mingguan, merupakan pasar yang berlangsung seminggu sekali. Biasanya barang yang didagangkan lebih tahan lama dari pada pasar harian. Konsumen pasar ini biasanya berbelanja untuk keperluan selama seminggu.
3.      Pasar tahunan, pasar ini diselenggarakan seatahun sekali. Pasar ini lebih tepatnya sarana bagi produsen untuk memperkenalakan produknya yang terbaru. Konsumen pasar ini bukan hanya konsumen akhir tetapi juga para produsen (pengusaha). Contoh pasar tahunan adalah Pekan Raya Jakarta (PRJ).
b.      Menurut jenis barang yang diperdagangkan
1.      Pasar homogen, adalah pasar yang menjual satu jenis barang saja. Contohnya pasar ikan dan pasar buah.
2.      Pasar heterogen, adalah pasar yang menjual berbagai jenis barang.
c.       Menurut luas kegiatan distribusinya
1.      Pasar setempat
Pasar setempat adalah pasar yang luas daerah pendistribusiannya hanya meliputi tempat tertentu saja, sehingga calon penjual dan pembeli sangat terbatas. Biasanya barang yang diperdagangkan adalah barang kebutuhan sehari-hari.
2.      Pasar daerah
Pasar daerah merupakan pasar sarana bertemunya pembeli dan penjual yang berasal dari daerah sekitar pasar tersebut. Biasanya barang yang diperdangkan merupakan produksi dari daerah tertentu contohnya palawija, sayuran dan buah-buahan.
3.      Pasar nasional
Pasar nasional adalah pasar yang calon pembeli dan penjualnya berasal dari wilayah suatu negara. Karena wilayah pendistribusiannya lebih luas maka barng yang tersedia jumlah dan jenisnya beragam.
4.      Pasar internasional
Pasar internasional merupakan pasar yang calon penjual dan pembelinya berasal dari berbagai negara. Barang yang diperdagangkan meliputi kebutuhan negara-negara yang ada di dunia. Misalnya tembakau, cengkih, besi dan lain-lain. Pada dasarnya barang yang diperjualkan adalah barang yang mendukung pada pelaksanaan pembangunan. Alat pembayaran yang digubakan adalah valuta asing.  
d.      Menurut persaingan yang ada
1.      Pasar persaingan sempurna
Di pasar ini jumlah penjual dan pembeli sama banyak. Biasanya barang yang diperjual belikan jenisnya sama (homogen).
2.      Pasar monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang di dalamnya hanya terdapat satu penjual untuk jenis barang tertentu.
3.      Pasar monopsoni
Pasar monopsoni merupakan kebalikan dari pasar monopoli dimana di pasar ini hanya terdapat satu pembeli untuk satu macam barang.
4.      Pasar persaingan monopolistis
Pasar persaingan monopolistis merupakan gabungan antara pasar persaingan dengan pasar monopoli. Disini para pedagang bersaing untuk memonopoli pelanggan.  

2.         Pemasaran
2.1 Pengertian Pemasaran
a. “Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.”  
(Philip Kotler, 8, 1997, Marketing edisi revisi jilid 1).
b. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan,menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
c.   Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association. Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
            Pemasaran juga dapat diartikan sebagai proses atau kegiatan pemasar untuk menawarkan, menpromosikan serta mendristribusikan produknya pada konsumen untuk mencapai keuntungan perusahaan. Adapun unsur pokok dalam pemasaran adalah pemasar; barang dan jasa; pasar; dan proses pertukaran.
2.2 Perkembangan Konsep Pemasaran
Pemasaran sangat penting untuk sebuah perusahaan, banyak faktor yang diperhatikan dalam pemasaran seperti lingkungan, kondisi pasar, sifat produk dan pandangan pemasar. Setiap perusahaan menganut konsep yang berbeda-beda dalam memuaskan konsumen. Adapun perkembangan konsep pemasaran adalah sebagai berikut:
Konsep produksi
            Konsep ini menyatakan bahwa konsumen menyukai produk yang tersedia di banyak tempat dengan harga yang murah. Fokus perusahaan adalah mencapai efisiensi produksi yang tinggi dan distribusi yang luas agar dapat menjual dengan harga yang murah terhadap konsumen.
Konsep Produk
            Berawal dari kebutuahan, keinginan dan permintaan banyak perusahaan menawarkan berbagai produk. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan. Produk ini merupakan wujud dari apa yang diminta oleh pasar atau pembeli. Produk dapat berbentuk barang, jasa dan gagasan dalam konsep produksi ini menyatakan konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, kinerja, dan perlengkapan inovatif yang terbaik. Fokus perusahaan adalah meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan.
Konsep Penjualan
            Konsep ini menyatakan bahwa konsumen jika diabaikan tidak akan membeli produk yang ditawarkan maka dari itu perusahaan harus melakukan usaha penjualan dengan cara promosi yang agresif dengan cara mempromosikan, membujuk atau bahkan memaksa agar dicapai peningkatan keuntungan.
Konsep Pemasaran
            Konsep ini berorientasi bahwa pelanggan akan membeli produk yang dapat memenuhi kebutuhannya dan dapat memberi kepuasan. Maka dari itu fokus perusahaan adalah memaksimalkan kepuasan pelanggan.
Konsep Pemasaran Sosial
            Konsep ini menyatakan bahwa konsumen akan membeli produk yang dapat memenuhi kebutuhannya dan memberikan kesejahteraan sosial untuknya maupun lingkungannya. Konsep ini mengajak pemasar untuk membangun pertimbangan sosial dan etika dalam praktik pemsaran mereka. Perusahaan harus menyelaraskan laba, pemuasan keinginan konsumen, dan kepentingan publik.
Konsep Pasar
            Pasar merupakan kumpulan penjual dan pembeli dimana penjual mempunyai tujuan untuk memasarkan produk mereka sedangkan pembeli bertujuan untuk memenuhi kebutuhannya. Konsep ini berpendapat bahwa perusahaan harus memahami perilaku konsumen dan pesaingnya. Dimana konsep ini juga berorientasi pada konsumen dan pemasar, dimana banyak persaingan untuk memenuhi dan memuaskan pelanggan. 













BAB III
KESIMPULAN
Pemasaran adalah proses atau kegiatan pemasar untuk menawarkan, menpromosikan serta mendristribusikan produknya pada konsumen untuk mencapai keuntungan perusahaan. Target utama pemasaran adalah pasar, pasar adalah kumpulan penjual dan pembeli yang melakukan transaksi.
Unsur pokok pemasaran adalah pemasar; barang dan jasa; pasar; dan proses pertukaran. Konsep pemasaran berkembang dari konsep produksi, produk, penjualan, pemasaran, pemasaran sosial, dan pasar.

















Daftar pustaka
1.      Budiarto, Teguh. 1993. Dasar Pemasaran seri diklat kuliah. Jakarta: Universitas Gunadarma.
2.      Kotler, Philip.1997. Marketing Management edisi revisijilid 1. Jakarta: PT Prenhallindo.
3.      Sariono, Endro dkk. 2007. Manusia dan Perilaku Ekonomi. Jakarta: Ganeca Exact.
4.      Rahmani,Dra.Budhi dan Kusnanto, Y. 2006. Ekonomi SMP kelas VIII. Solo: CV Tri Rama.