Kamis, 01 Maret 2012

Analisis Jurnal

Kelompok      : Benyamin Eliezer Pascareno
                          Ely Puji Setianingsih
SMAK04, TEORI EKONOMI 2
ANALISIS JURNAL
1.      Tema                                :
Intra-Industry Trade & Comparative Advantage
2.      Judul                                :
Intra-Industry Trade and Revealed Comparative Advantage : An Inverted-U Relationship
3.      Pengarang                        :
Horacio Faustino
4.      Tahun                               :
2008
5.      Tujuan                             :
Menyelidiki hubungan antara semua jenis perdagangan intra-industri (PII) dan keunggulan komparatif.
6.      Latar Belakang Masalah:
Latar belakang dari jurnal ini adalah berdasarkan fenomena yang terjadi saat ini dan riset terdahulu. Fenomena yang terjadi adalah dalam dekade terakhir hubungan antara keunggulan komparatif dan IIT telah dipertanyakan. Teori perdagangan internasional baru telah lama tertarik pada hubungan antara keunggulan komparatif dan IIT. Sedangkan riset terdahulu tentang model intra-industi (IIT) telah dilakukan oleh Krugman (1979, 1980), Lancaster (1980), Helpman (1981) dan Eaton dan Kierzkowski (1984). Semua model ini menganggap bahwa produk dibedakan secara horizontal, perbedaan berbagai jenis produk berdasarkan kualitas yang sama walaupun jenis produk yang sama mungkin dibedakan dalam hal masa dari karakteristik sebenarnya dari produk itu atau karakteristik yang terlihat jelas. Maka dari itu, jurnal ini menyelidiki hubungan antara semua jenis perdagangan intra-industri (PII) dan keunggulan komparatif.
7.      Metodelogi                       :
Dalam jurnal ini digunakan 40 produk utama dari perdagangan bilateral antara Portugal dan Spayol. Rumus yang digunakan diadaptasi dari Grubel and Lloyd intra-industry trade (IIT) index :
Ri = (Xi + Mi ) - | Xi - Mi |       dan      IITi = {[(Xi + Mi) - | Xi - Mi |] / (Xi + Mi)}
Jadi untuk 40 produk :
dimana j adalah partner perdagangan (Spayol)


Jurnal ini menggunakan Abd-el Rahman (1991) dan Greenaway et al. (1994) metodelogi untuk meghitung horizontal IIT index (HIIT) dan vertikal IIT index (VIIT) untuk 40 produk utama dan untuk periode 1990-1999. Dan menggunakan unit value 15 %  (α = 0,15).
Kedua, mengusulkan index dari Balassa:
Dimana M ij adalah impor dari produk di negara j dan  i= Σ M ij adalah impor dunia terhadap produk tersebut.
Jurnal ini menggunakan juga memggunakan model econometric :
Dimana IIT adalah IIT, HIIT,atau VIIT, berarti Total, Vertical atau Horizontal
Bilateral Portugis IIT index di tahun t. εit adalah gangguan acak diasumsikan normal, distribusi bebas dan identik (IID) dengan E (εit) =0 dan Var (εit ) = σ2 >0 .
Dan dalam jurnal ini terdapat tiga variable tak bebas : total IIT index, VIIT index, dan HIIT index untuk empat puluh produk utama.
8.      Hasil dan Analisis                        :
Berdasarkan tabel hasil (tabel 1), semua persamaan koefisien InVCR selalu memiliki signal yang sama, dan menggunakan R2 lebih tinggi. Kita dapat mengatakan bahwa semua jenis IIT berkorelasi positif dengan keunggulan komparatif (RCA) sampai maksimum dan kemudian menurun. Efek dari perbandingan keuntungan pada semua jenis IIT positif hanya untuk nilai-nilai yang lebih rendah dari RCA. Ketika kita mempertimbangkan fungsi kuadrat puncak U terbalik terjadi pada nilai-nilai lnRCV (RCA) berikut:
-
Persamaan IIT: lnRCA = 1.058 (RCA = 2,88); IIT = 0,5374;
-
Persamaan VIIT: lnRCA = 0,8207 (RCA = 2,72); VIIT = 0,49276;
-
Persamaan HIIT: lnRCA = 0,26777 (RCA = 1,307); HIIT = 0,6038.
Berikut ini adalah tabel 1 :
9.      Simpulan & Rekomendasi:
Simpulan
Jurnal ini menemukan bukti kuat dari hubungan terbalik U. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa biaya relative autarki adalah determinan untuk semua jenis IIT, yang bertentangan dengan prediksi yang dibuat oleh teori untuk memisahkan faktor-faktor penentu IIT horizontal dan vertical. Perbedaan biaya autarki relatif antar negara (proxy oleh perbedaan RCA) memiliki efek positif pada HIIT dan di IIT total. Selanjutnya terbukti bahwa ada hubungan  terbalik-U antara semua jenis IIT dan RCA.
Rekomendasi
Perdagangan Intra Industri (PII) bisa menjadi solusi penting bagi perdagangan Indonesia dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya. Karena PII berkembang sebagai akibat kerja sama antarnegara anggota blok perdagangan dalam melakukan liberalisasi. Karena perdagangan intra-industri merupakan suatu perdagangan, di mana nilai ekspor suatu industri dari suatu negara secara tepat diimbangi oleh impor industri yang sama dari negara lain.

                                                                                                                             Dosen : Dr. Prihantoro

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar Anda :